gmbar slide

tex berjalan

Selamat Datang Di Webside SD Muhammadiyah Tanjungsari . . . . . . . . . . .Alamat : Jalan Daha No.-, Desa Tanjungsari, Kec. Kajen, Kab. Pekalongan, Jawa Tengah (51161).Telp.(0285)4412640............... Selamat Datang Di Webside SD Muhammadiyah Tanjungsari . . . . . . . . . . .Alamat : Jalan Daha No.-, Desa Tanjungsari, Kec. Kajen, Kab. Pekalongan, Jawa Tengah (51161).Telp.(0285)4412640...............Selamat Datang Di Webside SD Muhammadiyah Tanjungsari . . . . . . . . . . .Alamat : Jalan Daha No.-, Desa Tanjungsari, Kec. Kajen, Kab. Pekalongan, Jawa Tengah (51161).Telp.(0285)4412640...............Selamat Datang Di Webside SD Muhammadiyah Tanjungsari . . . . . . . . . . .Alamat : Jalan Daha No.-, Desa Tanjungsari, Kec. Kajen, Kab. Pekalongan, Jawa Tengah (51161).Telp.(0285)4412640...............Selamat Datang Di Webside SD Muhammadiyah Tanjungsari . . . . . . . . . . .Alamat : Jalan Daha No.-, Desa Tanjungsari, Kec. Kajen, Kab. Pekalongan, Jawa Tengah (51161).Telp.(0285)4412640...............Selamat Datang Di Webside SD Muhammadiyah Tanjungsari . . . . . . . . . . .Alamat : Jalan Daha No.-, Desa Tanjungsari, Kec. Kajen, Kab. Pekalongan, Jawa Tengah (51161).Telp.(0285)4412640...............

menu

Rabu, 15 Maret 2017

Kegiatan Pra Ujian Tengah Semester

Kegiatan yang dilaksanakan ini bertujuan untuk penyegaran para murid yang sebelumnya telah menjalani ujian tengah semester.

Para murid dan guru serta karyawan secara bersama dari lokasi sekolahan SDM Tanjungsari langsung jalan kaki menuju ke Alun-alun Kajen,

 

berhenti sejenak di depan gerbang hutan kota sebelum melanjutkan perjalanan ke lapangan Alun-alun Kajen




para murid sedang melakukan berbagai macam permainan bersama para guru dan karyawan sebagai pendamping















Acara ini dilaksanakan pada hari rabu tanggal 15 Maret 2017



Rabu, 02 September 2015

Kajen Gemuruh


28 Agustus 2015
salah satu even tahunan yang diadakan oleh pemerintah Kabupaten Pekalongan, peserta adalah seluruh grup drumband sekolah yang ada di wilayah Kabupaten Pekalongan.
tak  terkecuali SD Muhammadiyah Tanjungsari, mengikuti Pesta Kajen Gemuruh
















Rabu, 06 Mei 2015

Tanggal 21 April adalah Peringatan hari kartini yang setiap tahun selalu di peringati dengan berbagai acara dan kegiatan. Sebelum kita memperingati Hari Kartini 2015 alangkah lebih baiknya kita kembali mengkaji tentang sejarah hari kartini.


Berikut ini adalah  sejarah singkat hari kartini :

Hari Kartini 2015


“Raden Adjeng Kartini adalah seseorang dari kalangan priyayi atau kelas bangsawan Jawa, putri Raden Mas Sosroningrat, bupati Jepara. Beliau putri R.M. Sosroningrat dari istri pertama, tetapi bukan istri utama. Kala itu poligami adalah suatu hal yang biasa. Kartini lahir dari keluarga ningrat Jawa. Ayahnya, R.M.A.A Sosroningrat, pada mulanyaadalah seorang wedana di Mayong.
Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai HajiSiti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Teluwakur, Jepara.Peraturan Kolonial waktu itu mengharuskan seorang bupati beristerikan seorang bangsawan. Karena M.A. Ngasirah bukanlah bangsawan tinggi, maka ayahnya menikahlagi dengan Raden Ajeng Woerjan (Moerjam), keturunan langsung Raja Madura. Setelah perkawinan itu, maka ayah Kartini diangkat menjadi bupati di Jepara menggantikankedudukan ayah kandung R.A. Woerjan, R.A.A. Tjitrowikromo. Kartini adalah anak ke-5dari 11 bersaudara kandung dan tiri. Dari kesemua saudara sekandung, Kartini adalahanak perempuan tertua. Beliau adalah keturunan keluarga yang cerdas.
Kakeknya,Pangeran Ario Tjondronegoro IV, diangkat bupati dalam usia 25 tahun. Kakak Kartini,Sosrokartono, adalah seorang yang pintar dalam bidang bahasa.Sampai usia 12 tahun, Kartini diperbolehkan bersekolah di ELS (Europese LagereSchool). Di sini antara lain Kartini belajar bahasa Belanda. Tetapi setelah usia 12 tahun,ia harus tinggal di rumah karena sudah bisa dipingit. Karena Kartini bisa berbahasaBelanda, maka di rumah ia mulai belajar sendiri dan menulis surat kepada teman-temankorespondensi yang berasal dari Belanda. Salah satunya adalah Rosa Abendanon yang banyak mendukungnya.
Dari buku-buku, koran, dan majalah Eropa, Kartini tertarik padakemajuan berpikir perempuan Eropa. Timbul keinginannya untuk memajukan perempuan pribumi, dimana kondisi sosial saat itu perempuan pribumi berada pada status sosial yangrendah. Kartini banyak membaca surat kabar Semarang De Locomotief yang diasuhPieter Brooshooft, ia juga menerima leestrommel (paket majalah yang diedarkan toko buku kepada langganan).

Di antaranya terdapat majalah kebudayaan dan ilmu pengetahuan yang cukup berat, juga ada majalah wanita Belanda De Hollandsche Lelie.Kartini pun kemudian beberapa kali mengirimkan tulisannya dan dimuat di DeHollandsche Lelie. Dari surat-suratnya tampak Kartini membaca apa saja dengan penuh perhatian, sambil membuat catatan-catatan. Kadang-kadang Kartini menyebut salah satu


Peringatan Hari Kartini di SD Muhammadiyah Tanjungsari diisi dengan berbagai kegiatan, diantaranya adalah parade drumband diiringi dengan peserta yang memakai pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia